RekomendasiTeknologi

Baru Beli Charger Laptop, Jangan Langsung Colok. Bahaya!

×

Baru Beli Charger Laptop, Jangan Langsung Colok. Bahaya!

Share this article
Beli Charger baru jangan asal colok

Yang punya laptop, apakah masih awet chargernya hingga sekarang? yang sudah ganti pakai charger universal, laptop masih aman kan?. Yang sudah ganti charger laptop, dan baru beli, belum dicoba sebaiknya jangan dulu di colokin ke laptop. Ada beberapa hal yang belum diketahui banyak orang. Banyak kasus laptop matot gara-gara charger baru. itupun beli online dengan embel-embel Originalnya. Walaupun tokonya sudah terpercaya, Laptop mati tetep yang nanggung sendiri, bukan yang jual charger. Jadi, perlu diperhatikan jika telah membeli charger laptop. Lakukan pengecekan secara teliti, agar tidak terjadi yang tidak diinginkan. Bukannya beres malah jadi tambah biaya lagi buat servis laptop matot.

Tips Membeli Charger laptop di toko Online

Alasan membeli online yang utama adalah murah dan bebas ongkir. padahal kalau beli barang di toko offline lebih enak, bisa langsung dicek barangnya. Namun kebanyakan kita tergiur karena beli di online pasti murah dibanding beli ditoko offline, selisihnya jauh banget. Begini tipsnya jika kamu beli malalui toko online.

Cek Deskripsi/Keterangan Barang

Pertama kali kita lihat adalah gambar charger dan deskripsi barang yang sesuai. pada toko online. Selalu cek ulasan dari pembeli. Bagaimana ulasan dari pembeli, apakah banyak yang menyukai barangnya atau sebaliknya. Rating pada produk yang dijual juga salah satu rekomendasi untuk dibeli. Walaupun tidak ada ulasan secara komentar atau foto produk yang telah dikirim namun setiap produk yang telah sampai ke pembeli selalu diminta minimal untuk memberikan rating atau bintang pada produk tersebut.

Kondisi Fisik Charger

Jika sudah terlanjur membelinya, tidak masalah. Kalau Charger yang datang terasa ringan, biasanya tidak awet dan kadang voltasenya gak stabil. kalau charger aslinya kebanyakan barangnya agak berat atau berisi. Lakukan take video atau memvideo ketika membuka paketnya, untuk mempermudah jika ada kendala atau kerusakan pada barang setelah dipakai.

Biasanya ada yang membeli degan kepala charger yang bisa digonta ganti atau mendapatkan banyak macam kepala charger. ini termasuk charger universal, sangat tidak direkomendasikan untuk dipakai. Karena biasanya charger-charger seperti itu memiliki voltase outputnya yang kadang kurang atau lebih dari standar. ini akan mengakibatkan laptop rusak ataupun baterai menjadi lemah atau cepat habis.

Cek Voltase Yang Keluar Pada Kepala Charger

bagian ini sangatlah penting, sebagai penentu kalau charger yang kamu beli bagus atau buruk. semua laptop sudah ada standar atau toleransi voltase yang masuk ke laptop. umumnya tegangan yang masuk adalah 19V DC dan tidak melebihi dari nilai tersebut. Apa yang terjadi jika charger mengeluarkan tegangan lebih dari 19V DC. Yang akan terjadi adalah laptop langsung mati dan tidak bisa dinyalakan walaupun tanpa atau menggunakan charger laptop. Jika dibawa ke tukang servis laptop beneran (tidak menebak-nembak kerusakan. biasanya yang nebak-nebak adalah toko komputer yang sekaligus menerima servis laptop tetapi tidak punya alat servis) terjadi kerusakan pada IC Power. jika IC Power ini rusak tidak akan ada arus yang masuk dan laptop tidak bisa menyala.

Jika mengalami kerusakan demikian, bawalah ke tukang service laptop beneran, yang menunjukan banyak alat untuk service laptop. Bukan dibawa ke toko komputer kebanyakan. karena kerusakannya pasti dibilang lebih parah, bisa jadi mainboardnya atau lainnya. Jawaban yang dilontarkannya adalah hanya tebakan saja. Balik lagi ke charger ya, jika kamu sudah membelinya dan barang sudah datang. Lakukan pengetesan voltase charger yang keluar menggunakan multitester. Cek arus DC yang keluar, jika hasilnya kurang dari 19V maka masih aman. Namun biasanya untuk charg atau mengisi daya akan lama sekali. jika hasilnya lebih dari 19V maka tidak direkomendasikan untuk digunakan.

Sudah dijelaskan bahwa Output DC dari Charger lebih dari 19V akan menyebabkan muncul masalah baru. laptop mengalami kematian. harus segera dibaa ke tukang service laptop. Demikian pengalaman saya yang pernah menjadi korban charger abal-abal, semoga tulisan ini bermanfaat bagi yang membacanya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *