Budidaya

Manfaatkan Terpal Dan Lahan Terbatas, Budidaya Ikan Lele

×

Manfaatkan Terpal Dan Lahan Terbatas, Budidaya Ikan Lele

Share this article

Saat ini, budidaya ikan lele tidak harus dilakukan di kolam tanah. Penggunaan terpal sebagai kolam bisa dijadikan cara alternatif jika Anda tidak memiliki lahan yang luas untuk tempat budidaya. Salah satu lahan yang dapat dimanfaatkan yaitu halaman belakang rumah. Untuk mengetahui cara-cara budidaya yang baik dan benar, simak ulasan berikut!

Cara Mudah Budidaya Ikan Lele Dengan Terpal Di Halaman Belakang Rumah

Ikan lele merupakan jenis ikan air tawar yang harganya cukup terjangkau. Dengan permintaan pasar yang tinggi, tidak sedikit orang-orang budidaya ikan lele. Ada beberapa cara mudah melakukan budidaya lele dengan terpal halaman belakang rumah, diantaranya :

  1. Siapkan media kolam dengan menggunakan terpal. Pastikan kolamnya sudah dibersihkan dengan sabun, kemudian bilas dengan air sampai bersih dan keringkan. Bentangkan terpal sampai bentuknya menyerupai kolam. Sebagai penyanggahnya agar berdiri tegak gunakan besi atau buat kolam dengan susunan batako yang kemudian dilapisi terpal.
  2. Isi terpal dengan air setinggi 20-30 cm. Diamkan air di dalam terpal selama 7-10 hari untuk pembentukan lumut dan fitoplankton. Selanjutnya tambahkan air kembali dengan ketinggian sekitar 80-90 cm.
  3. Setelah airnya siap, tambahkan irisan daun pepaya dan singkong agar kolam tidak berbau.
  4. Pilihlah bibit ikan lele yang unggul, sehat, dan lebih besar. Bibit unggul biasanya memiliki kriteria gesit, memiliki warna lebih terang dan lebih agresif saat diberi makan.
  5. Pisahkan ikan lele yang berukuran kecil dan besar agar tidak saling memakan. Setelah itu Anda bisa mulai melakukan penebaran bibit. Hindari penebaran secara bersamaan karena hal ini akan membuat ikan stress dan mati.
  6. Gunakan ember yang diisi air dan bibit lele untuk memasukkannya ke dalam kolam. Diamkan selama 30 menit, biarkan ikan lele keluar dari ember dengan sendirinya.
  7. Setelah ikan lele berumur kurang dari 20 hari, Anda harus melakukan penyortiran dengan memisahkan ikan lele yang besar dan kecil di kolam berbeda.
  8. Ikan lele harus diberi pakan sehari 3 kali, pada pukul 7 pagi, 5 sore, dan 10 malam. Jenis pakan yang bagus untuk budidaya ikan lele adalah sentrat 781-1. Ikan lele bisa dipanen kurang lebih 90 hari dari masa tebar bibit.

Baca juga : Budidaya ikan cupang

Lele termasuk jenis ikan yang tidak membutuhkan lahan terlalu luas untuk di budidayakan. Dengan media kolam terpal tentu bisa mengembang biakan lele. Kolam terpal menjadi salah satu alternatif untuk budidaya lele di lahan terbatas. Dengan kolam lele dari terpal maka tidak membutuhkan lahan luas sehingga bisa mengoptimalkan lahan yang sangat sempit sekali digunakan untuk budidaya tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *