Pilih SMA atau SMK, mana yang lebih baik?

Pilih SMA atau SMK, mana yang lebih baik?

Ketika kita sudah kelas 3 SMP dan sudah di semester genap, tentu sudah memikirkan kemana harus berlabuh?. Tentu akan menjadi hal serius jika para orang tua berpikir masa depan anaknya. ada yang sudah di rencanakan untuk sekolah sma, ada pula yang hanya menjalani tanpa rencana seperti alir yang mengalir dari hulu ke hilir. Mengikuti arus tanpa adanya goncangan. Padahal hidup itu harus direncanakan dengan baik, agar nantinya anak kita memiliki pandangan yang bagus. Kita bicara umumnya dulu saja yah. nah.. umumnya jika anak dilanjutkan ke jenjang SMA, para orang tua yakin anaknya akan melanjutkan kuliah. Namun itu hanya sebagian orang tua yang mampu atau mempunyai asuransi pendidikan. Yang SMK setelah lulus langsung mendapatkan pekerjaan yang sesuai. Nyatanya tidak sesuai kok. ya walaupun hanya beberapa yang memang setelah lulus langsung kerja. ingat itu hanya sebagian loh yah. Jadi Pilih SMA atau SMK, mana yang lebih baik?.

kenapa hanya sebagian yang bisa langsung kerja setelah lulus SMK?

Kita bahas satu per satu yah.. pertama kita bahas untuk yang akan melanjutkan SMA. dulu saya juga ingin bersekolah SMA, yah taunya SMA dan gak ada SMK, ternyata ada SMK untuk sekolah kejuruan.

1. Sekolah Menengah Atas

sekolah menengah atas

Sekolah Menengah Atas (SMA), banyak orang tua yang hanya menyekolahkan anaknya tanpa berpikir panjang. padahal kalo kita berpikir panjang, akan enak juga untuk kelangsungan hidup anak kita. menurut saya setelah saya melihat di sekitar lingkungan. SMA lebih bagus untuk anak yang suka berkreasi dibidang sains atapun yang akan melanjutkan menjadi guru. lulusan SMA yang tidak melanjutkkan ke jenjang perkuliahan akan sulit mencari pekerjaan karena tidak punya basic yang mumpuni, alih – alih hanya menjadi penjaga toko, ataupun kurir.

Bahkan sekarang untuk mencari pekerjaan saja harus melanjutkan minimal D3. Itu pun gak mesti dapet kerjaan, dilihat setiap ada lowongan kerja di bank atau magang di bank terlihat banyak sekali lulusan S1 yang mendaftar padahal yang diterima hanya 30 orang saja tapi yang mendaftar  hingga ribuan orang.

yang melanjutkan ke SMA, coba tanyakan ke orang tua kalia masing – masing. Akan diarahkan kemana setelah lulus SMA. Kuliah kah atau Kerja!. Jika kalian dilanjutkan untuk kuliah, syukurlah masih bisa menimba ilmu dan mencari basic atau senjata bagi diri kalian untuk memasuki dunia kerja. bagaimana yang hanya lulus SMA saja? tidak melanjutkan Kuliah?

Yang sudah terlanjur sekolah SMA, luangkan waktu untuk khursus apa saja yang membantu kalian untuk bekerja. cari pelatihan dalam dunia kerja. misal mengikuti pelatihan atau khursus desain, percetakan atau lainnya yang kalian suka. itu akan membantu kalian di dunia kerja. oh iya lupa. carilah sertifikat yang mumpuni agar mendapat nilai plus saat mendaftar pekerjaan.

Sertifikat

beda banget dong yah.. sertifikat dengan ijazah. sertifikat itu kan yang mengikuti khursus atau pelatihan bahwa kalian telah lulus atau bisa mempraktekan apa yang ada di khursus tersebut. kalau ijazah sudah pada tahu apa itu ijazah kan. Ada nilai plus ketika kalian memiliki sertifikat pelatihan atau khursus. itu adalah ketrampilan yang di asah atau dilatih sebagai basic atau senjata memasuki dunia kerja. Sampai sini paham dong untuk yang lanjut ke SMA. saran saya sih pikir dua kali..

2. Sekolah Menengah Kejuruan

sekolah menengah kejuruan

Sekolah Menengah Kejuruan atau biasa disebut SMK atau STM atau SMEA, dulu banyak banget sekolah – sekolah kejuruan. namun sekarang sudah diberlakukan menjadi SMK dengan berbagai kejuruan. jadi satu sekolah banyak kejuruan yang di tentukan.

kalau denger kata STM gitu orang berpikir “nih anak suka bar – bar nih.. suka war di jalanan” . ah itu hanya sebagian saja. ada slogan SMK BISA!. Sekolah kejuruan sudah bekerja sama dengan pabrik – pabrik yang ada di kawasan industri, namun itu hanya sebagian siswa yang memenuhi kriteria saja. kalau seperti saya yang pendek tidak sesuai. bahan saya dulu mencoba daftar ke PT menjadi operator tidak ada yang lolos. hanya sampai tes tertulis saja haha..

SMK ini pilihan yang tepat untuk anak anda agar lulus langsung bekerja dan tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan ke jenjang Kuliah. Bagi orang tua yang tidak sanggup untuk melanjutkan anaknya kuliah disarankan masuk ke Sekolah Menengah Kejuruan saja. yah sudah jelas dong SMK atau sekolah menengah kejuruan. jadi yang sekolah disini akan memiliki basic atau keahllian. siswa hanya mengasah atau melatih keahlian tersebut hingga lebih baik. tidak khawatir saat terjun di dunia kerja. orang tua hanya perlu mengarahkan anaknya untuk lebih giat belajar dalam kejuruannya.

Baca juga : Memilih sekolah yang tepat untuk si buah hati

Apakah lulusan SMK tidak bisa masuk ke perguruan tinggi?

semua lulusan bisa masuk ke perguruan tinggi, bahkan kampus favorit juga bisa. kemanapun anda mendaftar kuliah. bisa banget. apa lagi yang kuliah di basic keahlian yang sesuai. itu akan menaikan level keahlian anda dibidangnya. saya pun lulusan Sekolah Menengah Kejuruan dan bisa melanjutkan Kuliah. bangganya lagi kuliah dengan biaya sendiri. yah semua tidak lepas dari doa orang tua yang mustajab.

jadi lebih baik tentukan sekolah yang cocok untuk anak anda dan kemampuan anda sekarang hingga yang akan datang. SMK atau SMA? anda dan putra anda yang menentukan. semoga bermanfaat.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *