Cara Yang Baik Dan Benar Dalam Budidaya Hamster

Cara Yang Baik Dan Benar Dalam Budidaya Hamster

Hamster, hewan mungil yang satu ini memiliki banyak sekali penggemarnya. Mulai dari kalangan anak-anak sampai dewasa banyak yang menyukainya untuk dijadikan hewan peliharaan. Banyaknya peminat hamster, tidak sedikit orang-orang memanfaatkan kondisi tersebut untuk dijadikan peluang bisnis besar dengan cara budidaya hamster.

Hamster memang banyak peminatnya karena hewan ini sangat menggemaskan sekali untuk dijadikan bahan peliharaan. Tidak heran jika kini banyak yang melakukan budidaya untuk mahluk mungil dan lucu tersebut. Bagiamana tahapan untuk budidaya tersebut? Simak berikut ini ulasannya!

Bagaimana Langkah-Langkah Budidaya Hamster?

Keberhasilan bisnis dengan budidaya ini dipengaruhi oleh beberapa faktor meliputi pemilihan bibit, penempatan, cara perawatan sampai pemberian pakan. Karena hamster termasuk hewan yang rapuh dan mudah sakit, pastikan perawatannya dilakukan sebaik mungkin. Berikut ini ada beberapa cara budidayanya yang baik dan benar yang bisa Anda lakukan.

1. Pemilihan Bibit Hamster

Bibit yang bisa dipilih sebagai indukan adalah jenis hamster Campbel yang harganya relatif murah danĀ  perawatannya pun lebih mudah. Sebagai pemula, Anda bisa memilih hamster betina yang gerakannya lincah, nafsu makan yang baik, dan tampilan fisiknya sehat.

Jika tertarik dengan hamster jantan, pilihlah yang tampilan bokongnya besar sebagai tanda bahwa hamster tersebut subur. Perhatikan usia hamster dengan baik, usia yang cocok untuk indukan adalah hamster 4-11 bulan.

2. Tempat Pemeliharaan

Sediakan kandang untuk hamster yang nyaman digunakan. Idealnya, untuk budidaya hamster sebanyak 10 ekor memerlukan kandang besar berisi 2 pejantan dan sisanya betina. Selama proses budidaya, Anda membutuhkan 3 kandang berbeda untuk pemeliharaan, tempat kawin, dan tempat karantina hamster yang hamil.

3. Proses Perkawinan

Letakkan hamster jantan dan betina dalam satu kandang yang terpisah dengan hamster lainnya. Setelah diletakkan bersama, biasanya hamster jantan akan menciumi alat kelamin hamster betina. Hamster betina akan bersikap jual mahal sehingga jantan harus mengejar-ngejar betinanya. Proses kawin hamster berlangsung selama 3 minggu atau dilakukan sekali selama 15 menit.

4. Pakan Hamster

Makanan yang paling baik untuk budidaya hamster adalah makanan yang kaya akan protein seperti telur. Telur berperan penting dalam membangkitkan nafsu pasangan hamster untuk kawin. Agar hamster bisa relax selama proses budidaya, Anda bisa memberikan ragi.

Baca juga : Cara simple Budidaya jangkrik!

Budidaya hamster memang tidak begitu sulit untuk dilakukan. Prosesnya masih terbilang cukup sederhana dan tidak rumit. Semua orang bisa mencoba untuk membudidayakan hewan mungil dan menggemaskan ini. Yang penting persiapan untuk semua kebutuhan budidaya perlu untuk dipersiapkan dengan baik agar prosesnya bisa berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Pahami tahap dengan tahapan dengan baik dan jalankan prosesnya untuk hamster berkembangbiak.

 

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *