Cara Mudah Dan Murah Budidaya Jangkrik Untuk Pemula

Cara Mudah Dan Murah Budidaya Jangkrik Untuk Pemula

Budidaya jangkrik kini tengah digemari kalangan masyarakat. Di Asia sendiri, jangkrik dianggap sebagai serangga pembawa keberuntungan. Percaya atau tidak ternyata jangkrik memiliki pasar bisnis yang cukup menjanjikan sehingga tidaklah heran jika banyak orang yang tertarik untuk ternak jangkrik. Sampai saat ini sudah ada orang yang berhasil dan sukses berkat ternak jangkrik.

Jangkrik memang banyak dibutuhkan oleh para pecinta burung misalnya. Jangkrik ini dijadikan sebagai salah satu pakan untuk burung atau lainnya. Kini memang cukup banyak juga orang yang melakukan budidaya untuk hewan kecil ini. Budidaya jangkrik memang terbilang tidak rumit sebenarnya untuk dilakukan.

Budidaya Jangkrik Yang Mudah Dan Murah Untuk Pemula

Cara budidaya jangkrik pada dasarnya sangat mudah. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk memulai ternak jangkrik diantaranya :

  1. Tentukan lokasi untuk mulai budidaya jangkrik. Pilihlah lingkungan yang disenangi oleh jangkrik yaitu lokasinya tenang, teduh, sunyi, ada sirkulasi udara dan jauh dari kandang ayam. Selain itu ruangan tempat ternak jangkrik tidak boleh terkena sinar matahari langsung.
  2. Membuat kandang jangkrik dengan peralatan murah dari papan atau triplek. Untuk rangkanya Anda bisa menggunakan kayu reng atau kaso. Kandang jangkrik bisa dibuat dengan bentuk susunan untuk menghemat tempat. Letakkan kandang di tempat yang gelap dan jauh dari kegaduhan.
  3. Pembibitan jangkrik harus dilakukan dengan pemilihan bibit terlebih dahulu. Pilihlah bibit sehat, tidak sakit dan tidak cacat. Ciri-ciri indukan yang berkualitas bagus diantaranya memiliki antena yang masih panjang, anggota badan lengkap, mampu melompat dengan gesit dan jauh, badan berwarna mengkilap.
  4. Proses perkawinan jangkrik sebaiknya dilakukan terpisah dengan tempat pembesaran anakan. Kandangnya sebaiknya dibuat semirip mungkin dengan habitat jangkrik di alam. Jangkrik yang akan dikawinkan spesiesnya harus sama. Siapkan bak pasir atau tanah yang nanti digunakan sebagai tempat telur.
  5. Untuk proses pembesaran jangkrik, pastikan jangkrik diberi pakan yang cukup baik. Pakannya bisa berupa pelet dan sayuran seperti wortel, sawi, daun katuk, dan yang lainnya. Pemberian sayuran harus mengikuti ketentuan disesuaikan dengan masa pertumbuhan yaitu hari ke-1 sampai hari ke-10 sebanyak 2x/hari, hari ke-11 sampai hari ke-30 (1x/2 hari) dan untuk masa pertumbuhan lebih dari 30 hari tidak diberi sayuran.

Baca juga : Budidaya jamur merang, begini nih cara mudahnya!

Beberapa tahapan tersebut tentu menjadi proses untuk membudidayakan hewan jangkrik. Tidak rumit dan prosesnya sangat simpel sekali. Yang penting dalam hal ini segala persiapan untuk tempat budidaya dan lainnya  kamu lakukan dengan benar. Jangkrik akan cepat berkembangbiak jika media atau tempat untuk tinggalnya dibuat senyaman mungkin. Dengan begitu jangkrik akan cepat bertelur dan menghasilkan generasi baru.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *