Cara Budidaya Jamur Merang Sederhana metode alami

Cara Budidaya Jamur Merang Sederhana metode alami

Di kalangan para petani jamur, budidaya jamur merang relatif marak dilakukan. Salah satu penyebab utamanya karena tingginya permintaan dan antusiasme dari masyarakat khususnya pecinta jamur merang itu sendiri. Selain itu, secara tekniknya budidaya jamur ini bisa dilakukan dengan metode alami yang cukup sederhana dengan peralatan apa adanya.

Langkah-Langkah Budidaya Jamur Merang Secara Alami

Beberapa langkah cara budidaya jamur merang yang bisa Anda lakukan dengan metode alami sederhana diantaranya :

1. Jenis media yang digunakan untuk ini adalah jerami.

Untuk mendapatkan jerami bukanlah hal yang sulit bahkan Anda bisa membelinya dengan harga murah. Kriteria jerami yang bagus yaitu :

  • Jerami berasal dari tanaman padi yang baru dipanen atau jerami yang sudah lewat dari masa panen 1-2 minggu.
  • Jerami yang akan digunakan ukurannya harus diperkecil terlebih dahulu. Caranya bisa dengan dipotong.
  • Setelah dipotong, rendam jerami dengan air selama 3-4 hari.
  • Selanjutnya mulai dengan proses pengomposan media untuk menumbuhkan bibit jamur merang secara alami.

2. Pengomposan jerami padi dilakukan dengan tahapan :

  • Lokasi budidaya harus bisa dilakukan di luar ruangan yang memiliki naungan agar tidak rentan dengan perubahan cuaca yang terjadi.
  • Bagian dasar ruangan harus dilapisi dengan terpal atau plastik. Tujuannya agar proses pengomposan lebih efisien.
  • Tata jerami di bagian dasar antara 10-15 cm.
  • Taburkan bekatul atau dedak di bagian atas. Tambahkan sedikit kapur.
  • Tata kembali lapisan kedua seperti yang dilakukan pada lapisan pertama.
  • Lakukan penataan tumpukan jerami mencapai 3 lapis.
  • Dalam satu lokasi Anda bisa membuat 3-5 jerami yang dikomposkan.
  • Setelah selesai, siram dengan air secukupnya sampai basah namun jangan melampaui batas sehingga airnya menggenang.
  • Tutup media yang dikomposkan menggunakan plastik atau terpal dengan rapat.
  • Setiap 3-4 hari, silahkan buka penutupnya untuk mengeluarkan karbondioksida.
  • Di hari ke-14 balik pengomposan dan tidak perlu ditutup lagi.
  • Di hari ke-21 kompos relatif sudah jadi dan bisa ditebarkan bibit jamur merang.

3. Penaburan bibit jamur merang

Penaburan bibit jamur merang harus menggunakan bibit berkualitas dan produktivitasnya terbukti. Untuk proses penebaran bibit sebenarnya tidak ada cara dan teknik khusus. Anda hanya perlu menebarkannya ke permukaan media kemudian tutup bagian atas bibit dengan jerami juga. Setelah 3-4 hari benih akan mulai menunjukkan proses pertumbuhannya.

4. Penyiraman

Penyiraman dilakukan dengan selang yang bagian ujungnya diberi nozlle. sehingga akan merata ketika penyiraman berlangsung dan tidak terlalu cepat saat penyemprotannya. seperti penyemprotan pada padi. air itu menyebar rata.

Baca juga : jagung manis dengan hasil maksimal

5. Budidaya jamur merang bisa dilakukan 2-3 bulan

Proses panen bisa dilakukan dengan frekuensi 2 kali dalam seminggu. budidaya ini bisa dilakukan 2 hingga 3 bulan setelah bibit tertanam

Baca juga : Manfaatkan lahan dirumah untuk jamur kuping

Budidaya jamur merang ini memang tidak sulit untuk dilakukan. Dalam hal ini proses budidaya untuk jamur ini memang terbilang sangat sederhana sekali untuk dilakukan!

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *